Showing posts with label Kediri. Show all posts
Showing posts with label Kediri. Show all posts

Sunday, 21 February 2016

Kampung Inggris

Selamat Pagii pembaca wahai sahabatku ..

Jika membahas tentang Kampung Inggris tentu tak jauh-jauh dari Pare dan Kediri,
Kampung yang berada di Tepat jantung Pare, dan hanya berjarak setengah jam dari Kota Kediri ini kerap menarik perhatian masyarakat Indonesia. ya dari sabang sampai merauke.
kampung Inggris tak akan seperti kampung seperti sekarang kalau tidak ada dukungan dari penduduk setempatnya. dengan dukungan dari penduduk setempat kampung kecil ini bisa dikenal di seluruh pelosok nusantara.
Pare sendiri adalah wilayah kecil dari kab.Kediri, meskipun kecil ternyata Pare mampu mebuktikan bahwa wilayah ini harus diperhitungkan, melalui Kampung Inggrisnya Pare dapat meningkatkan potensi wilayahnya, mulai dari wisata hingga hiburan.
kita tahu bahwa potensi wisata daerah kab.Kediri adalah Gunung Kelud. Gunung Kelud adalah puncaknya warga Kediri dan sekitarnya selain Malang. Gunung ini memiliki pesona wisata yang Indah, kanan kiri dari jalan menuju puncak Gunung menawarkan pemandangan yang belum pernah kamu lihat sebelumnya. patut dicoba untuk menambah daftar liburan di Kampung Inggris ya..
jika potensi hiburan, di Pare sudah banyak Cafe-cafe yang bagus dan untuk golongan menengah keatas. seperti Cafe Pride. Jika ingin berenang tentu yang tidak jauh dari Pare ada Gumul Paradise,
nah, jika kalian ingin berkunjung ke Pare, jangan lupa untuk memesan tempat tinggal sementara, alias hotel, alias villa, alias tempat kost ya..
untuk mendapatkan info kost sekitar kediri bisa di sini ya.

nah sekian info dari ku kawan. .
untuk berkenalan dengan mimin bisa hubungi pin 741BA47E

salam hangat ...

Monday, 29 September 2014

Jawa Pos hari ini

Jawa pos hari ini

Tiap hari saya berlangganan koran Jawa Pos, beberapa hari yang lalu timbul pertanyaan dari seorang teman, yang dirinya sendiri berprofesi sebagai loper koran. Sempat bertanya-tanya tentang mengapa masyarakat sekarang cenderung turun minat baca korannya?

Jika ditelaah lagi, koran kalah dengan penjualan pulsa, apa hubungannya? Sangat berhubungan sekali, sekarang dengan adanya smartphone, berita dari mana pun dapat diakses melalui smartphone, sedangkan koran kesannya berita yang diketahui terbatas.

Tapi coba lihat kenyataannya, koran masih jauh lebih menawarkan berita yang tidak ditemukan di internet, dan berita yang dikoran lebih bermacam-macam jenisnya,
Koran menjadi patokan untuk mencari informasi lebih lanjut lagi.

Sedangkan internet, saking banyaknya berita hanya berita yang booming saja yang bisa kita temukan di internet, berita lokal di daerah belum pasti kita dapatkan di internet.

Nah, jawa pos hari ini masih menjadi solusi hingga saat ini.

Friday, 12 September 2014

Kursus Bahasa Inggris di Kediri





"Kediri punya kampung inggris"

Mungkin, sahabat pembaca sering mendengar tentang kampung Inggris di Pare, Kab.Kediri.
Pare cukup dekat letaknya dari Kota Kediri, sekitar setengah jam perjalanan dari alun-alun Kota Kediri. di kampung tersebut, penjual ditoko-toko sekitar Kampung Inggris fasih berbahasa inggris, bahkan diharuskan untuk berbahsa Inggris.
hal ini ditujukan agar orang-orang yang datang ke kampung inggris lebih cepat bisa berbahasa inggris karena terbiasa ngobrol menggunakan bahasa inggris.
walaupun terkesan kebarat-baratan, namun di kampung inggris lebih berbau islam, karena penduduk disana mayoritas muslim, dan terdapat pondokan.
kalau namanya kampung, jangan harap disana ada mall, untuk ke mall sahabat harus ke Kota Kediri dulu, dan menempuh perjalanan sekitar 45 menit.
transportasi umum disana adalah bus, dan angkot atau yang biasa disebut mikrolet oleh warga Kediri.
keadaan dikampung inggris cukup kondusif dan aman, cukup ramai karena dimalam hari, di sekitar patung Garuda banyak angkringan, pemuda dan pemudi biasa nongkrong disitu.
harga terjangkau, untuk secangkir kopi hanya merogoh kocek Rp 3000,- sedangkan untuk segelas es hanya sekitar Rp 4000,-.

Disana selain angkringan juga terdapat cafe, hanya jaraknya cukup jauh dari kampung inggris itu sendiri. diperlukan kendaraan untuk sampai di cafe tersebut.
tapi jangan khawatir, karena disana juga sudah terdapat persewaan untuk motor, kalau mau pinjam harus bawa Identitas Diri ya.
nah, demikian gambaran dari kampung inggris yang ada di Pare, Kab.Kediri.
lain kali akan aku tuliskan lebih detail untuk mencapai ke Kampung Inggris jika dari stasuin Kediri.

tetap ikuti up date terbarunya ya, , ,

Bahasa Kediri (Medhog)

Bahasa Kediri cukup unik, bagi sahabat yang pernah tinggal atau berkunjung ke Kediri pasti akan teringat tentang logatnya. dulu pernah ada suatu kejadian, yang baru aku sadari ketika berkunjung ke Bekasi, disana aku berinteraksi dengan orang Bekasi, setelah ngobrol beberapa patah bahsan, dia bertanya kepadaku, apakah aku orang Jawa, dengan sedikit malu aku jawab iya.
iya kelihatan banget ngomongnya medhog , , begitu tanggapannya.
hahaha, ,,
orang-orang Kediri tuh punya kata-kata khas sendiri, jadi kalau misalkan kamu berada di Suatu kota lalu berinteraksi dengan mereka, kamu pasti bisa bedainnya, mana yang Kediri dan mana yang bukan dari Kediri.
contohnya :
orang kediri sering mempunyai kata khas nda . . 
nda sering diucapkan ketika orang Kediri menyapa orang lain,


  
   " Piye nda kabare?" artinya seperti "gimana kamu kabarnya?"




 kata khas yang lain adalah len
 len diucapkan untuk mempertegas sesuatu,

  "ora len" sama seperti "nggak lah"

kalau mengungkapkan sesuatu yang sifatnya banget. cenderung ada tambahan ui atau ua, ue.

  " kuangen" artinya "kangen banget"

  "airnya buiru" artinya "airnya biru banget"

  "muerah banget" artinya "merah banget banget"

dan juga Kediri cenderung menggunakan "gh" dan "th" sehingga terdengar medhog.

  misalkan, "kereta sudah tiba" terdengarnya "kereta sudah thibha" :D

nah, itu lah beberapa kata yang sering terdengar aneh ditelinga orang-orang diluar Kediri.
mungkin nanti kalau berkunjung ke suatu tempat bisa memanggil mereka dengan sebutan "nda".



Sunday, 24 August 2014

Kediri Tempoe Doloe itu . . .

Yap, tahun ini tepatnya 22-23 Agustus 2014 adalah tahun yang beda dari tahun-tahun sebelumnya, kenapa ? karena di Tahun ini ada Kediri Tempoe Doloe, itu apa sih ? KTD begitu singkatan untuk Kediri Tempoe Doloe adalah wadah untuk menyalurkan hobi serta bakat-bakat masyarakat Kediri yang kaya akan seni tinggi yang masih ada kaitannya dengan era sejarah.


disitu ada apa aja ? kita bisa mengunjungi penjual jajanan pasar tempo dulu, seperti penjual pecel khas kediri, sobat masih ingat dengan Gulali ? nah kita akan menemukannya disini yang membawa kita mengenang masa-masa waktu kita masih kecil. lalu, ada juga penjual cenil dan klepon, jajanan yang sampai sekarang masih dijual di pasar-pasar Kediri, kalau penjual minuman disini ada penjual jamu yang gelasnya pakai bathok kelapa, ini mengingatkan kita sebelum adanya gelas adalah bathok kelapa sebagai gelasnya, untuk kesenian ada Pelukis yang tidak hanya memamerkan hasil karyanya saja namun Pelukis juga melukis ditempat, sehingga sobat bisa datang minta dilukiskan apalagi kalau datang berdua bersama pacar , , wih makin romantis. eh sobat, ternyata masih ada juga paduan suara yang menyanyikan lagu-lagu zaman dulu, yap cuma di KTD ya. Ada teater Merah Putih yang asli dari Wates, Kediri. pertunjukkan kendaraan-kendaraan klasik juga ikut hadir, dan sebenarnya banyak buanget sobat, sayangnya acara ini sepertinya kelihatan kurang persiapan yang matang, sehingga terkesan kurang memuaskan pengunjung, tapi bagi saya pribadi untuk start up cukuplah, not bad !.
Salah satu panitia mengaku, pembentukan panitia dilakukan beberapa hari sebelum hari H. nah harapan saya yang seperti ini harusnya menjadi pelajaran buat kedepannya. Bagaiamana menurut Sobat blogger mengenai acara KTD yang diadakan 2 hari yang lalu di Tirtoyoso Kediri ini?
Nggak kapok kan untuk memeriahkan acara KTD tahun depan? tenang aja, penyelenggara KTD berjanji tahun depan akan menampilkan lebih banyak dan lebih bagus lagi acaranya. Denger-denger tahun depan diadakan bulan Maret sobat , ,  bener nggak, kita tunggu aja ya. . .
oke, sekian dulu nantikan artikel-artikel selanjutnya mengenai Kediri.



Jangan lupa komen dan sarannya ya . . .